UJI AKTIVITAS REPELLENT EKSTRAK ETANOL DAUN BUNGA KERTAS (Zinnia elegans) TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti
Main Article Content
Abstract
Tanaman bunga kertas (Zinnia elegans) adalah tanaman yang berasal dari Mexico dan populer didunia terlebih pada lingkungan yang beriklim tropis. Tanaman bunga kertas juga merupakan tanaman yang kerap dikembangkan sebagai tanaman hias. Daun bunga kertas mengandung senyawa flavonoid, saponin, terpenoid dan tanin yang dapat digunakan sebagai repellent. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetaui aktivitas ekstrak etanol daun bunga kertas dalam menolak nyamuk. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji repellent dilakukan dengan lima kelompok perlakuan. kelompok 1 diberikan aquadest sebagai kontrol negatif, kelompok 2,3,4 diberikan ekstrak etanol daun bunga kertas dengan konsentrasi 5%,10%, 15%, sedangkan pada kelompok 5 diberikan soffel varian jeruk sebagai kontrol positif . Uji repellent dilakukan dalam waktu 30 detik pada setiap perlakuan untuk menghitung jumlah nyamuk yang hinggap pada lengan probandus. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bunga kertas mengandung senyawa flavonoid, saponin dan tanin. Ekstrak daun bunga kertas memiliki daya proteksi dalam menolak nyamuk. Hasil pengamatan terdapat perbedaan pemberian tiap konsentrasi dan kontrol yang bermakna (p<0,05)
Article Details
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan