PENGARUH RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Main Article Content
Abstract
Tekanan darah lansia cenderung tinggi sehingga lansia lebih besar beresiko terkena hipertensi. Hasil Riskesdas (2018) jumlah kasus hipertensi di Indonesia 63.309.620, Sumatera Barat 25,16% dan Kota Padang 44.330. Angka hipertensi pada lansia terdapat di Puskesmas Andalas Kota Padang urutan pertama 14.161 dan lansia yang mendapat pelayanan Kesehatan terbanyak 2.947 pada tahun 2023. Relaksasi autogenik merupakan suatu keadaan dimana seseorang merasakan bebas mental dan fisik dari ketegangan serta stres. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh relaksasi autogenik terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen menggunakan pendekatan One-Group Pretest-Posttest design untuk mengetahui tekanan darah sebelum dan sesudah melakukan relaksasi autogenik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2023- Agustus 2024, dengan pengambilan data dilakukan pada 1-6 Agustus 2024. Populasi penelitian adalah 92 orang lansia yang mengalami hipertensi di Kelurahan Andalas. Sampel diambil secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang di tetapkan sebanyak 11 sampel. Hasil penelitian diperoleh tekanan darah MAP (Mean Arterial Pressure) sebelum diberikan relaksasi autogenik 117,73 (SD=5,533), sesudah diberikan relaksasi autogenik 101,55 (SD=2,162). Uji T-Test menunjukan p value=0,000, yang mengidentifikasikan adanya pengaruh relaksasi autogenik terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di RW.05 Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh relaksasi autogenik terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di RW.05 Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang. Diharapkan bagi Kelurahan Andalas dalam pemberian pelayanan kesehatan, khususnya penanganan hipertensi pada lansia, relaksasi autogenik dapat dijadikan pengobatan nonfarmakologi untuk menurunkan tekanan darah
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan