PENGARUH PENERAPAN PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER TERHADAP PERUBAHAN RESPIRATORY RATE PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA
Main Article Content
Abstract
Pneumonia adalah penyakit infeksi Saluran Pernafasan Bawah dengan gejala batuk dan disertai dengan sesak nafas yang disebabkan oleh agen infeksius seperti virus, bakteri, mycoplasma. Metode yang paling sederhana dan efektif untuk mengurangi rasa sesak yaitu dengan mengatur posisi pasien yaitu posisi semi fowler. Keefektifan dari tindakan tersebut dapat dilihat dari respiratory rate yang menunjukkan angka normal yaitu 16-24x/menit. Tujuan mengetahui penerapan pemberian semi fowler terhadap perubahan repiratory rate pada pasien pneumonia di RSUD Kota Mataram. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment design, pendekatan penelitian metode one group pre test post test, lokasi penelitian diruang Rawat Inap Irna III B RSUD Kota Mataram, waktu penelitian pada bulan april 2018, jumlah sampel 9 responden, Sebelum diberikan penerapan posisi semi fowler dari didapatkan hasil bahwa semuanya respiratory rate > 24x/menit sedangkan setelah penerapan posisi semi fowler dari 9 responden didapatkan hasil, 4 responden respiratory rate 16-24x/menit, 5 responden respiratory rate > 24x/menit. Berdasarkan hasil uji T- test dengan taraf signifikan 5% didapatkan hasil P value (0,002). hal ini menjukkan bahwa ada pengaruh penerapan pemberian posisi semi fowler terhadap perubahan respiratory rate pada pneumonia di RSUD Kota Mataram