PEANUT BALL EFEKTIF MENGURANGI LAMA PERSALINAN KALA I
Main Article Content
Abstract
Persalinan lama atau memanjang seringkali dihadapi oleh ibu bersalin. Persalinan memanjang itu sendiri berpotensi tinggi memicu terjadinya risiko persalinan dan merupakan salah satu tanda bahaya persalinan. Penanganan yang cepat dan tepat dibutuhkan untuk memastikan keselamatan kondisi ibu dan bayi. Salah satu alternatif untuk mengatasi lama persalinan kala I yaitu dengan peanut ball. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektifitas peanut ball terhadap lama persalinan kala I. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah semua ibu bersalin yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel adalah 30 ibu bersalin di Bidan Praktik Mandiri dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisa menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian diketahui usia ibu 20-35 tahun (76,7%), ibu tidak ada mengalami kecemasan (60%) dan ibu mendapat dukungan suami atau keluarga (56,7%). Penggunaan peanut ball lebih efektif mempercepat persalinan kala I dan ibu bersalin dapat menggunakan peanut ball sebagai salah satu teknik non farmakologi dalam mengurangi atau meminimalkan lama persalinan kala I
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan