GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI DAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTI HIPERTENSI DI PUSKESMAS GORANG GARENG TAJI MAGETAN
Main Article Content
Abstract
Hipertensi merupakan penyebab kematian utama ketiga di Indonesia untuk semua umur (6,8%), setelah stroke (15,4%) dan tuberculosis (7,5%). Sementara itu, penderita hipertensi yang berhasil terdiagnosis oleh tenaga kesehatan di Indonesia hanya sebesar 9,4%. Seseorang dikatakan menderita hipertensi apabila tekanan darah sistolik >140mmHg dan tekanan diastolik >90mmHg. Dalam melakukan pengobatan hipertensi, pengetahuan penderita tentang hipertensi berperan penting untuk kepatuhan penderita dalam menjalani terapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien hipertensi dan kepatuhan dalam penggunaan obat di Puskesmas Gorang-gareng Taji Magetan. Penelitian ini merupakan penelitian descriptive cross-sectional survey. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel 98 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner modifikasi HK-LS dan Morisky Medication Adherence Scale -8 (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan berada di kategori baik sebesar 36,7%, termasuk kategori sedang 33,7% dan termasuk kategori kurang sebesar 29,6%. Sedangkan hasil untuk kepatuhan sebesar 39,8% termasuk kepatuhan tinggi, termasuk kepatuhan sedang sebesar 57,1%, dan termasuk kepatuhan rendah sebesar 3,1%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan pasien hipertensi di Puskesmas Gorang-gareng Taji Magetan termasuk kategori baik dan tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Gorang-gareng Taji Magetan berada pada kategori kepatuhan sedang
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan