IMPLEMENTASI CODING EXTERNAL CAUSE BERDASARKAN ICD-10 DI RUMAH SAKIT SANTA CLARA KOTA MADIUN
Main Article Content
Abstract
Penerapan pengkodean harus sesuai dengan buku ICD-10 untuk mendapatkan kode yang akurat. Faktor yang ditemukan di Rumah Sakit Santa Clara yaitu kurang teliti dalam menentukan kode. Tujuan penelitian untuk mengetahui presentase ketidaktepatan kode external cause dan faktor penyebab ketidaktepatan kode external cause dengan unsur 5M (Man, Material, Machine, Method, Money) di Rumah Sakit Santa Clara Kota Madiun. Metode penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan analisis kuantitatif. Responden dalam penelitian ini yaitu petugas coding dan kepala rekam medis. Peneliti menganalisis dokumen rekam medis kasus external cause bulan April 2023 berjumlah 120 dokumen rekam medis. Hasil penelitian tentang kasus external cause di Rumah Sakit Santa Clara adalah ketepatan kode external cause sebesar 85% dengan 102 dokumen rekam medis dan ketidakteoatan kode external cause sebanyak 15% dengan 18 dokumen rekam medis. Presentase kasus kejadian external cause dengan kode V sebesar 43,33%, kasus dengan kode W sebesar 51,67%, untuk kasus dengan kode X dan Y tmemiliki presentase yang sama sebesar 2,50%. Penyebab utama pada ketidaktepatan kode external cause adalah faktor man dan method. Saran untuk Rumah Sakit Santa clara yaitu perlu mengadakan pelatihan kepada petugas koding terkait penentuan kode external cause dan membuat SPO khusus terkait kasus external cause
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan