GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN OBAT ANTASIDA SECARA SWAMEDIKASI
Main Article Content
Abstract
Antasida merupakan obat yang biasa digunakan untuk mengatasi gangguan lambung dan mudah didapatkan oleh setiap individu dipasaran (swamedikasi). Pengetahuan tentang antasida berpengaruh terhadap ketepatan penggunaan obat antasida yang berdampak pada keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien terhadap penggunaan obat antasida secara swamedikasi di Apotek NF X. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan teknik pengambilan sampel yang ditentukan oleh peneliti yaitu teknik purposive sampling, dengan menggunakan kuisioner sebagai instrumen penelitian kemudian dihitung presentase tingkat pengetahuan pasien dan digolongkan dalam kategori tingkat pengetahuan. Hasil yang didapatkan dari penelitian terhadap 85 responden yang berkunjung ke Apotek NF X, dapat disimpulkan bahwa pasien yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 59 (69,4%) responden, pasien yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 21 (24,7%) responden dan pasien yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 5 (5,9%) responden
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan