PERBEDAAN EFEKTIFITAS TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I
Main Article Content
Abstract
Nyeri persalinan seorang perempuan ketika proses melahirkan ialah kondisi fisiologis yang sering terjadi. Hal ini dapat mengganggu selama proses persalinan. Salah satu cara untuk mengurangi rasa nyeri persalinan dengan teknik relaksasi nafas dalam dan terapi musik klasik. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan efektifitas teknik relaksasi nafas dalam dan terapi musik klasik terhadap tingkat nyeri pada ibu persalinan kala I di RSIA Al-Hasanah Madiun. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode Quasy Eksperimental Design dengan rancangan penelitian pre-test dan post-test design. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik Acidental Sampling yaitu sebanyak 36 Responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon sign Rank Test dan Uji Mann Withney U Test. Hasil analisa uji Wilcoxon sign Rank Test didapatkan nilai rata-rata pre-test nafas dalam 5,72 dan post-test 3,44. Pada terapi musik klasik nilai rata-rata pre-test 4,78 dan post-test 2,28. Melihat perbedan efektifitas pada masing-masing kelompok menggunakan uji Mann Withney didapatkan ρ-value 0,083, maka teknik relaksasi nafas dalam dan terapi musik klasik tidak ada perbedaan yang signifikan dalam menurunkan tingkat nyeri. Kesimpulan penelitian adalah terapi musik klasik lebih efektif menurunkan tingkat nyeri pada persalinan kala I di RSIA Al-Hasanah Madiun. Diharapkan dapat menerapkan teknik relaksasi nafas dalam dan terapi musik klasik sebagai alternatif menurunkan nyeri persalinan kala I
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan