ANALISIS KADAR RHODAMIN B PADA PERONA PIPI (BLUSH ON) MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis
Main Article Content
Abstract
Perona pipi merupakan produk kosmetik yang digunakan untuk memberikan warna pada pipi sehingga wajah tampak lebih segar dan menarik. Salah satu bahan berbahaya yang masih berpotensi disalahgunakan dalam kosmetik adalah Rhodamin B, yaitu zat warna sintetis yang umumnya digunakan pada industri tekstil, kertas, dan cat. Rhodamin B bersifat toksik, dapat menyebabkan iritasi kulit dan saluran pernapasan, serta bersifat karsinogenik apabila digunakan dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif dan kuantitatif kandungan Rhodamin B pada sediaan perona pipi yang beredar di pasaran. Metode penelitian yang digunakan meliputi uji pewarnaan dengan pereaksi NaOH, eter, dan HCl untuk identifikasi kualitatif, serta metode spektrofotometri UV-Vis untuk penetapan kadar Rhodamin B. Uji pewarnaan dilakukan berdasarkan prinsip ekstraksi zat warna dalam suasana basa yang selanjutnya dipindahkan ke fase eter dan direaksikan kembali dalam suasana asam untuk menghasilkan perubahan warna khas Rhodamin B. Metode spektrofotometri UV-Vis digunakan untuk menentukan kadar Rhodamin B secara kuantitatif. Sampel dipilih berdasarkan variasi merek, warna mencolok, tidak memiliki nomor izin edar, harga relatif rendah, serta tidak mencantumkan komposisi pada kemasan. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa dari tiga sampel yang dianalisis, satu sampel teridentifikasi positif mengandung Rhodamin B yang ditandai dengan perubahan warna merah keunguan. Analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa kadar Rhodamin B pada sampel positif sebesar 168,041 µg/mL ± 1,2629. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa masih ditemukan perona pipi yang mengandung Rhodamin B, sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran produk kosmetik di pasaran
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan