EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI
Abstract
Masa menyusui merupakan periode penting yang menentukan kesehatan ibu dan bayi, namun masih banyak ibu menyusui yang mengalami masalah pada payudara akibat kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan payudara, khususnya pijat payudara. Kondisi ini dapat berdampak pada nyeri payudara, bendungan ASI, serta ketidaklancaran proses menyusui yang berpotensi menurunkan keberhasilan pemberian ASI. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui mengenai pijat payudara sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam mendukung kelancaran produksi dan pengeluaran ASI. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan perizinan dan koordinasi dengan pihak terkait, identifikasi kebutuhan peserta, perumusan kegiatan melalui brainstorming, penyusunan materi edukasi, serta pelaksanaan edukasi kesehatan menggunakan metode penyuluhan interaktif, demonstrasi teknik pijat payudara oleh tenaga kesehatan, dan praktik langsung oleh peserta dengan pendampingan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta, serta observasi langsung untuk menilai keterampilan praktik pijat payudara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu menyusui, di mana proporsi peserta dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 35% sebelum edukasi menjadi 85% setelah edukasi. Selain itu, sebagian besar peserta mampu mempraktikkan teknik pijat payudara dengan benar dan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan perawatan payudara secara mandiri. Peserta juga memberikan respon positif dan merasakan manfaat langsung berupa rasa nyaman pada payudara. Dapat disimpulkan bahwa edukasi pijat payudara melalui pendekatan interaktif dan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui. Oleh karena itu, disarankan agar edukasi pijat payudara diintegrasikan secara berkelanjutan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta kegiatan pengabdian masyarakat guna mendukung keberhasilan pemberian ASI secara optimal