HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STABILITAS KADAR GULA PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2
Abstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit degeneratif yang tidak menular dan berkaitan dengan pola makan. Pola makan adalah berbagai informasi yang memberikan gambaran mengenai macam dan jumlah bahkan makanan yang dimakan setiap hari oleh satu orang dan merupakan ciri khas suatu kelompok masyarakat tertentu. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis hubungan pola makan dengan stabilitas kadar gula pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Desain penelitian ini menggunakan Tekhnik Total Sampling dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi sebanyak 28 responden penderita diabetes mellitus tipe 2. Instrument yang digunakan lembar kuesioner dan observasi. Analisa data menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian ini diperoleh data stabilitas kadar gula pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kelurahan Sumbertaman, Kacamatan Wonoasih, Kota Probolinggo dari 28 responden sebagian besar pola makan kurang baik yakni sebanyak 13 responden sehingga stabilitas kadar gula juga rendah. Berdasarkan hasil analisis chi-square test terdapat hubungan pola makan dengan stabilitas kadar gula menunjukkan bahwa nilai p value 0,000 < α (0,05). Maka tenaga Kesehatan harus terus memberikan edukasi pada pasien diabetes melitus tipe 2 agar lebih memperhatikan pola makan yang dianjurkan sesuai dengan jumlah, jadwal dan jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari. Dan melakukan evaluasi pemeriksaan GDA minimal dilakukan 1 bulan sekali.







