PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI KEPADA ORANG TUA DENGAN LEAFLET DAN CERAMAH TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN ANAK PENDERITA EPILEPSI DI RUMAH SAKIT ISLAM LUMAJANG
Abstract
Epilepsi merupakan gangguan neurologis kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan teratur untuk mengendalikan kejang serta mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kepada orang tua dengan leaflet dan ceramah terhadap tingkat kepatuhan pengobatan anak penderita epilepsi di Rumah Sakit Islam Lumajang. Penelitian ini menggunakan metode pre experimental design dengan jenis pre test and post test one group design. Populasi sebnayak 35 responden dan Sampel sebanyak 35 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kepatuhan pengobatan, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang sebanyak 24 responden (75,0%). Setelah diberikan edukasi, kepatuhan tinggi meningkat menjadi 18 responden (56,3%), kepatuhan sedang sebanyak 14 responden (43,8%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,243 dengan p-value = 0,000 (<0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian edukasi menggunakan leaflet dan ceramah terhadap tingkat kepatuhan pengobatan anak penderita epilepsi. Edukasi kesehatan yang diberikan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua sehingga dapat meningkatkan kepatuhan dalam pemberian pengobatan kepada anak penderita epilepsy







