EFEKTIVITAS TEKNIK MARMET TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI
Main Article Content
Abstract
Pembangunan sektor kesehatan yang dilakukan di Indonesia mengadopsi pada rencana aksi global Sustainable Development Goals (SDGs) yang berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat tercapai pada tahun 2030. Tujuan ketiga dari Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 adalah pencapaian good health and well-being atau memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua usia. Salah satu permasalahan yang masih sering ditemukan di masyarakat adalah kegagalan dalam pemberian ASI Eksklusif kepada bayi yang dimiliki dengan berbagai hambatan yang terjadi. Menurut rekomendasi WHO (World Health Organization) bayi baru lahir hendaknya sedini mungkin segera disusukan kepada ibu agar reflek menyusui pada bayi segera muncul. Namun tidak semua ibu yang melahirkan bayinya dapat segera menyusui bayi yang dimiliki yang diakibatkan karena ASI tidak keluar atau adanya penyulit lain. Salah satu jenis terapi komplementer dan alternatif (complementary and alternative therapy) yang dapat diimplementasikan untuk menstimulasi agar ASI dapat keluar adalah dengan menggunakan teknik marmet. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan pendekatan pre-post control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu melahirkan yang dirawat di Ruang Sriwijaya RSUD Prof. Dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 responden yang ditentukan dengan teknik total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah efektivitas teknik marmet dan keberhasilan pemberian ASI. Analisa data dilakukan menggunakan uji mann-whitney dengan signifikasi α : 0,05. Dari hasil uji mann-whitney didapatkan nilai Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0,007 < nilai probabilitas 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keberhasilan pemberian ASI pada bayi pada kelompok perlakuan (diberikan intervensi teknik marmet) dan pada kelompok kontrol (tidak diberikan intervensi teknik marmet). Teknik marmet dikembangkan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Namun dalam implementasinya dibutuhkan adanya pemahaman dan kompetensi dari tenaga kesehatan dalam pemberian teknik marmet sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keberhasilan menyusui dan pemberian ASI Eksklusif