PENGARUH AIR KELAPA MUDA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI
Main Article Content
Abstract
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah secara terus menerus sehingga melebihi batas normal. Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg dan berpotensi terkena stroke dan penyakit jantung. Pemberian air kelapa muda dilakukan selama 2 minggu dengan takaran 300cc dengan frekuensi 2-3 kali per hari berturut-turut dapat menurun kan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di Desa Kauman Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan quasy eksperimen. Populasi penelitian semua penderita hipertensi di Desa Kauman Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang sebanyak 40 orang, sampel sebanyak 40 orang, dengan sampling total sampling. Variabel independen adalah air kelapa muda, sedangkan variable dependen adalah penurunan tekanan darah penderita hipertensi, pengumpulan data menggunakan tensi meter dan lembar observasi dengan uji statistic Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian tekanan darah penderita hipertensi sebelum minum air kelapa muda adalah tertinggi sebanyak 19 orang (47%). Tekanan darah penderita hipertensi sesudah minum air kelapa muda adalah tertinggi sebanyak15 orang (37,5%). Hasil analisa menggunakan Wilcoxon pada tingkat kemaknaan ρ 0,05 didapatkan bahwa ρ< α yaitu 0,000 < 0,05 maka H1 diterima. Adanya pengaruh air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di Desa Kauman Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Memberikan air kelapa muda terhadap penderita hipertensi bisa dimulai sejak kunjungan pertama kali selama 2 minggu. Tidak hanya mengandalkan terapi farmakologi, namun juga mulai mengembangkan terapi komplementer seperti pemanfaatan air kelapa muda untuk menurunkan tekanan darah