PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PEKERJA AKTIF DALAM PENANGANAN MANDIRI LOW BACK PAIN MELALUI EDUKASI DAN PELATIHAN FISIK
Main Article Content
Abstract
Low back pain merupakan gangguan muskuloskeletal yang paling sering dikeluhkan oleh pekerja aktif dan menjadi penyebab utama disabilitas di berbagai negara, namun tingkat pengetahuan dan keterampilan pekerja dalam penanganan mandiri kondisi ini masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja aktif dalam penanganan mandiri low back pain melalui edukasi dan pelatihan fisik. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Perumahan Lawang Asri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto pada bulan Maret 2026 dengan sasaran 17 orang pekerja aktif dari berbagai sektor. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan melalui ceramah interaktif berbantuan media presentasi visual, demonstrasi gerakan latihan fisik, praktik langsung, serta simulasi kasus yang disesuaikan dengan jenis pekerjaan masing masing peserta. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan serta lembar observasi untuk menilai keterampilan peserta dalam penanganan mandiri low back pain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang bermakna pada kedua aspek, di mana pengetahuan kurang menurun dari 70,6 persen menjadi 17,6 persen dan pengetahuan baik meningkat dari 0,0 persen menjadi 29,4 persen, sementara pada aspek keterampilan terjadi penurunan kategori kurang terampil dari 76,5 persen menjadi 35,3 persen serta munculnya peserta pada kategori terampil dan sangat terampil yang sebelumnya tidak ada. Kegiatan edukasi dan pelatihan fisik ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas pekerja aktif dalam mengenali faktor risiko low back pain, melakukan latihan fisik secara mandiri, serta menerapkan teknik ergonomis dalam aktivitas kerja sehari hari. Disarankan adanya program pendampingan lanjutan secara berkala bagi peserta serta pengembangan kegiatan serupa di wilayah kerja Puskesmas Puri untuk menekan angka keluhan low back pain dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja di masyarakat