PERBEDAAN PERAWATAN KERING TERBUKA DAN TERTUTUP TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR
Main Article Content
Abstract
Berbagai program yang berhubungan dengan kesehatan ibu dan anak salah satunya pencegahan tetanus neonatorum. Upaya ini dilaksanakan dengan pencegahan infeksi pada persalinan dan perawatan tali pusat (Depkes,2007). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perawatan kering terbuka dan tertutup terhadap lama pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir di Puskesmas Rejoso Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan preeksperimental dengan rancangan posttest only with control group, alat ukur yang dipakai adalah lembar observasi dan checklist, populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi baru lahir yang ada di puskesmas Rejoso, sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok dengan perawatan terbuka dan kelompok dengan perawatan tertutup masing-masing kelompok sebanyak 14 responden, pengambilan sampel menggunakan acidental sampling. Analisis data menggunakan uji statistik independen T tes. Hasil penelitian didapat hampir setengah 6 (44%) responden dengan pelepasan tali pusat cepat, sedangkan untuk kelompok yang dirawat tertutup didapat sebagian besar 10 (71%) responden pelepasan talipusatnya lambat, hasil uji statistik dengan menggunkan Uji T tes di dapatkan nilai p = 0,000 berarti nilai p < 0,005 yang artinya ada perbedaan yang signifikan rata-rata lama pelepasan tali pusat antara yang dirawat secara terbuka dan tertutup. Disarankan pada praktisi kebidanan agar dalam memberikan pelayanan perawatan tali pusat agar menggunakan metode terbuka sesuai dengan yang dianjurkan dalam asuhan persalinan normal