PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DAN KESELAMATAN PASIEN BERBASIS SISTEM KELOMPOK BUDAYA KERJA

Main Article Content

Ishak Ishak
Byba Melda Suhita

Abstract

Peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit guna pencapaian layanan paripurna merupakan salah satu target dari pengelolaan manajemen rumah sakit yang bermutu. Guna mencapai target ini, rumah sakit terutama pihak manajemen eksekutif akan berusaha semaksimal mungkin agar pelayanan yang diberikan kepada pasien dan pengguna jasa pelayanan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Salah satu permasalahan pelayanan adalah pelayanan keperawatan kepada pasien CVA. Pasien CVA dengan segala keterbatasan yang dimiliki, membutuhkan metode perawatan yang sedikit berbeda dengan pasien lainnya mengingat keterbatasan yang dimiliki oleh pasien itu sendiri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengindentifikasi dan menganalisis beberapa faktor yang berpengaruh terhadap frekuensi kematian pasien rawat inap > 48 jam di Ruang Rawat Inap Mawar Ungu OUBK RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara mengamati dan melakukan observasi secara langsung. Hasil yang didapatkan selanjutnya dilakukan analisis untuk kemudian dilakukan diskusi dengan manajemen rumah sakit untuk mendapatkan prioritas penyelesaian. Dari hasil inventarisasi permasalahan selanjutnya dilakukan penentuan prioritas masalah dengan menggunakan metode nominal group teknik. Dari hasil nominal group teknik dengan rumus 1/2N= ½ x 11 = 6 maka ranking I sampai dengan VI merupakan penyebab utama (dominan) dan yang akan diselesaikan yaitu : 1) Belum ada SPO khusus penanganan CVA, 2) Tidak ada ruang khusus pasien CVA, 3) Belum ada sosialisasi SPO EWS, 4) Belum ada mekanisme sounding dengan RS/PKM perujuk, 5) Keterbatasan anggaran, dan 6) petugas belum semua terlatih menangani kasus CVA. Selanjutnya dari hasil yang didapatkan dilakukan pengujian dominan masalah. Pengujian dominan masalah dilakukan menggunakan partitial regression plot

Article Details

Section
Articles